Asal-usul (AgriTech) agrikultur





Asal-usul (AgriTech) agrikultur 


DAILYSIA||TEKNO-Hay sahabat berikut asal-usul Teknologi agrikultur dan Perkembangan teknologi agrikultur dimulai sekitar 10.000 tahun yang lalu dengan munculnya Revolusi Neolitikum.


Revolusi Neolitikum merupakan periode dalam sejarah ketika manusia mulai bercocok tanam dan membudidayakan tanaman serta hewan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka. Pada awalnya, teknologi agrikultur sangat sederhana dan melibatkan metode seperti penanaman biji-bijian secara langsung ke tanah yang digarap, penggunaan alat sederhana seperti cangkul dan sabit, serta pengaturan air untuk irigasi.


Seiring berjalannya waktu, manusia mengembangkan metode dan alat yang lebih canggih untuk meningkatkan produksi pertanian. Beberapa inovasi penting dalam sejarah teknologi agrikultur antara lain:


Peralatan Pertanian: Manusia mulai menggunakan alat-alat pertanian yang lebih maju, seperti arit, bajak, dan alat penggilingan biji-bijian. Ini memungkinkan mereka untuk membuka lahan yang lebih besar dan mempermudah proses pertanian.


Sistem Irigasi: Manusia mengembangkan sistem irigasi untuk mengendalikan pasokan air ke lahan pertanian. Saluran air dan bendungan dibangun untuk mengalirkan air ke daerah yang membutuhkan, meningkatkan produktivitas dan stabilitas pertanian.


Pemupukan: Penggunaan pupuk alami seperti kompos dan pupuk kandang mulai dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen. Kemudian, pupuk kimia juga dikembangkan untuk memberikan nutrisi yang tepat kepada tanaman.


Penggunaan Mesin: Revolusi Industri pada abad ke-18 dan ke-19 membawa perubahan besar dalam teknologi pertanian. Mesin-mesin seperti traktor, mesin penggilingan, dan mesin pemipilan diperkenalkan untuk menggantikan tenaga manusia dan hewan, meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.


Penggunaan Pestisida dan Pemuliaan Tanaman: Pengembangan pestisida dan metode pemuliaan tanaman melalui pemilihan biji-bijian terbaik telah memainkan peran penting dalam meningkatkan hasil pertanian. Pestisida digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman, sementara pemuliaan tanaman bertujuan untuk menghasilkan varietas yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan dan penyakit.


Perkembangan teknologi agrikultur terus berlanjut hingga saat ini. Penerapan teknologi modern seperti pertanian presisi, penggunaan sensor, robotika, dan pengolahan data telah mengubah wajah pertanian secara signifikan. Teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kerugian, dan menjaga keberlanjutan sistem pertanian.


Semoga bermanfaat dan dapat membantu

Terimakasih 🤗🙏

Posting Komentar

0 Komentar